Apakah Penghasilah Anda Masih Berbahaya ?!? - 09-Jul-2007 12:07:50
APAKAH PENGHASILAN ANDA MASIH BERBAHAYA?
Apakah saat ini penghasilan bulanan anda masih dalam jenis "berbahaya"?
Semua orang pasti tersentak jika ditanyakan masalah ini. Apa sebenarnya yang
dimaksud dengan penghasilan yang "berbahaya" itu ? Dan apa pula penghasilan
yang disebut aman ?
Dalam pembahasan ini mari kita kaji bersama, apakah pekerjaan yang selama ini
Anda lakukan adalah pekerjaan yang dapat mengantisipasi resiko masa depan keluarga
Anda (aman), atau justru sebaliknya penghasilan dari pekerjaan Anda saat ini
sangat rentan resiko (berbahaya).
Peter F. Clothier, membagi penghasilan ke dalam 3 jenis yaitu jenis Penghasilan
Linier, jenis Penghasilan Residual, dan jenis Penghasilan Multipikasi. Penghasilan
Linier. Penghasilan ini adalah penghasilan yang didapatkan dari pekerjaan yang
cenderung statis seperti pegawai negeri/swasta. Anda bekerja pada bulan ini,
maka anda akan dibayar di akhir bulan. Begitu pula bila anda bekerja hari ini
maka dijamin di akhir sore anda akan mendapatkan upahnya.
Tetapi apa jadinya bila besok anda tidak bekerja ?
Ada kerja ada gaji. Tidak ada kerja, kita tidak akan makan. Semisal begini,
Anda bekerja memasarkan kue sebuah pabrik kue. Bulan ini terjual 500 kue dan
anda menerima gaji. Begitu bulan berikutnya, anda menjual lagi dan menerima
gaji lagi. Tetapi apa jadinya bila anda di-PHK dari perusahan tersebut ? Anda
tidak akan menerima gaji lagi !
Pekerjaan jenis ini tergolong BERBAHAYA. Jika anda dipecat sebagai pegawai maka
mata pencaharian anda akan terhenti. Dalam kasus yang lebih seram, anda meninggal
sementara masih memiliki 3 anak kecil yang butuh biaya dan berbagai macam kebutuhan
keluarga lainnya. Bukan rahasia lagi bahwa gaji sebagai pegawai negeri/swasta
apalagi karyawan di Indonesia sangatlah minim dan tidak dirancang membuat kita
kaya.
Kebayakan gaji di Indonesia hanya sekedar cukup untuk makan. Saran yang bijak
: bila anda sudah berkeluarga, jangan mengandalkan penghasilan "hanya pada"
jenis Linier saja. Berbahaya! Anda sebaiknya berpikir tentang jenis penghasilan
yang lain.
Penghasilan Residual
Penghasilan ini biasa dinikmati oleh peneliti-peneliti yang telah berhasil menemukan
sesuatu yang berguna bagi orang banyak dan telah dipatenkan. Selain itu penulis
buku laris dan pencipta lagu yang telah melegenda juga mendapatkan penghasilan
ini. Disaat mereka telah meninggalpun anak cucu mereka masih menikmati penghasilan
tersebut.
Tetapi untuk menikmati penghasilan jenis ini. Anda harus memiliki skill dan
bakat yang luar biasa dan juga harus memiliki kesempatan yang tepat. Penghasilan
jenis ini dikategorikan aman. Namun permasalahannya adalah bagaimana bila anda
tidak memiliki keterampilan dan bakat apa-apa ?
Penghasilan Multiplikasi
Ciri-ciri penghasilan Multiplikasi adalah "meningkat dari kecil menjadi
besar". Jika pekerjaan yang menghasilkan pendapatan multiplikasi ini sudah
mapan, dapat diwariskan sampai ke anak-cucu terus-menerus. Selain itu di masa
depan, penghasilan ini berpotensi meningkat terus-menerus (multiplier), sehingga
tidak usah takut "penghasilan" anak-cucu kita menjadi tidak cukup
akibat inflasi ekonomi.
Saat ini penghasilan Multiplikasi baru dihasilkan oleh industri Network Marketing
/ Multi Level Marketing (MLM). Disini anda bekerja sama dengan sebuah perusahaan
Network Marketing yang sah, lalu anda mengembangkan group pemasar langsung untuk
memasarkan produk-produk perusahaan tersebut.
Penghasilan bulan pertama, rata-rata hanya sekitar 5.200 rupiah. Bulan ketiga
ada peningkatan, misalnya Rp. 130.000. lama kelamaan, terjadi multiplikasi dalam
jumlah sangat besar. Contohnya dari Rp. 5.200 menjadi Rp. 24.000.000. Disinilah
banyak network marketer yang berhasil mencapai sukses dalam hidupnya.
Penghasilan bulanan bisa mencapai seratus juta rupiah, mendapat bonus mobil
mewah ( BMW, Mercy) dari perusahaan, bonus villa mewah, hingga liburan ke luar
negeri (berbeda-beda untuk tiap perusahaan MLM). Rata-rata waktu yang diperlukan
untuk sukses adalah dari 2 sampai 5 tahun. Seterusnya dia dapat menikmati pensiun
dan mampu mewariskan penghasilan tersebut kepada anak-cucu.
Penghasilan seperti ini tidak akan berhenti, karena group pemasar langsung yang
dibina akan terus-menerus bekerja dan menduplikasi diri. Dan selama itu pula
bonus bulanan akan menjadi dana pensiun abadi. Bahkan akan meningkat terus-menerus
di masa depan. Posted by: Agung Indrajati Patilasa - Cimahi
|